Tampilkan postingan dengan label Pesan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesan. Tampilkan semua postingan
Tyka Manis


Pertanyaan itu menyelimuti kegundahan hatiku saat ini. Tidak tau sampai kapan pertanyaan itu berhenti dalam benakku. menerobos ruang-ruang kosong kefanaan hidup yang kian hari semakin menyata. Pahit dan manis telah menyatu di kalbuku dan menusuk sendi-sendi tulangku. Apakah memang ini harus tetap terjadi?
Tidak ada yang patut di salahkan saat hati telah bicara. Hati kecil ingin berkata tidak tapi tindakan tidak pernah bisa mengiringinya. Aku pun tau banyak noktah-noktah hitam yang telah mendarah di tubuhku. Semua itu ingin ku tampik tapi hanya hatikulah yang sanggup menampiknya bukan diriku yang nyata ini.
Menyakiti itu memang mudah tapi mencoba untuk memperbaikinya itu hal yang susah. Tersakiti aku pun takut merasakanya. Hakikatnya aku tidak ingin menyakiti tapi aku pun terus melakukanya berulang kali tanpa pernah merasakan apa yang orang lain rasakan. Apa ini ketidak sekawanan dalam berteman, aku ragu memaknainya.
Label: 0 komentar | | edit post
Tyka Manis

Kala waktu telah berputar layaknya roda yang berputar. Perlahan-lahan pula aku menutup semua dengan lingkaran kebahagiaan. Menganggap itu hanyalah kesemuan terburuk pernah terjadi. Memang gurat sesal ada tapi tak pernah ku pedulikan karena itulah nyatanya.
Bukan saatnya untuk mengingat masa lalu. Bukan saatnya pula mengenang. Jalani kehidupan sekarang dengan kenikmatan hidup yang di depan mata. Hirup udara segar sebagai ganti membuang sisa kejelakan yang pernah ada. awali kehidupan dengan rekahan senyuman yang di songsong di hari esok.
Label: 0 komentar | | edit post