Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tyka Manis
Jika aku lebih dulu mengenalmu, Ingin ku putar waktuku
Jika aku lebih dulu mengenalmu, Kita akan lebih awal bertemu
Jika aku lebih dulu mengenalmu, Aku ingin engkau temani hari-hariku
Jika aku lebih dulu mengenalmu, Aku tidak akan menjadi seperti ini
Jika aku lebih duhlu mengenalmu, Kisah kita tidak akan serumit ini
Jika aku lebih dulu mengenalmu, Tak ada yang tersakiti dan di sakiti
Jika aku lebih dulu mengenalmu, Aku ingin habiskan hari-hariku denganmu
Jika aku lebih dulu mengenalmu, Aku ingin menyayangimu lebih lama
Jika aku lebih dulu mengenalmu, Aku ingin memastikan bahwa aku tak akan pernah menyesal karena pernah mengenalmu di saat pertama aku datang dan disaat kelak aku akan pergi meninggalkanmu
Dan jika aku lebih dulu mengenalmu, Aku tidak ingin membencimu saat Cinta dan Sayang ini di rengkuh dariku karena aku tak pernah berhak memilikimu


Note : Air Mata tak pernah berhenti mengalir

                                                                                                            “ Nduk”


Label: 0 komentar | | edit post
Tyka Manis


Sudah ku cukupkan saja semuanya
Sudah ku cukupkan saja rasanya
Sudah ku cukupkan juga perihnya
Dan sudah ku cukupkan saja kebahagianya. .
                Warna itu tak akan berubah menjadi hitam
                Seperti itulah gambar hidup kita. .
Merah, Biru, Putih , Kuning, orange, hijau
Telah menyatu semuanya
Bahagia dan gembira
Itulah yang selama ini ku rasa
Tak ada luka dan tak ada salah
Aku juga telah menghapusnya
                Bukan semua telah pergi
                Tapi waktu yang telah menjadikanya pergi
                Aku ataupun kamu tak akan pernah mengerti
                Akan kisah terakhir ini
Label: 0 komentar | | edit post
Tyka Manis


Dunia terbelah dua
Hamparan lautan daratan
Jarum jam berputar
Layaknya bumi mengitari porosnya
Panggung sandiwara belaka
Sang dalang dengan sang Wayang
Kesedihan hanyalah selingan
Bahagia itu selamanya
Banyak orang berjajar tak beraturan
Menunggu sesuatu yang tak kunjung datang
Pangkuan tangan hanya menjadi pilihan
Menikmati hidup yang telah usang
Label: 0 komentar | | edit post
Tyka Manis

2 Februari 2012
Tanger, awan yang telah menghijau




Berpetualang layaknya jendral cilik
Di balik ilalang ku telusuri
Di balik duri-duri tanaman ku berlari
Di balik tebing menjulang tinggi ku mendaki
                                Aku tak pernah terluka karenamu
                                Apalagi marah karena kelakuanmu
                                Juga tak ingin menangis di balik senyummu
                                Dirimulah obat dari sakitku
Gemuruh ombak memecah pikiranku
Mengombang-ambingkanku pada gelombangnya
Aku mencari yang tak pernah engkau temui
Aku menutup diriku untuk pergi jauh darimu
Label: 1 komentar | | edit post
Tyka Manis
Terdiam membaca butiran mutiara indah
Mengagumi keindahan tulisanya
Menyelami bagai air di setiap bait-baitnya
Hanyut mengikuti arusnya
                Malam di penuhi bintang
                Menjadikannya terang benderang
                Sang anak adam berkeliaran
                Menelusuri di tiap sudut jalan

Entah berapa kata terucap
Entah berapa hitungan terbilang
Berharap ada burung sang pembawa pesan
Mengantarkan rinduku yang tak tersampaikan
               
Note: “ kekaguman akan seseorang di tengah-tengah rindu akan mahabbahnya”
To: Hamba Allah yang jauh di ufuk timur

                                                                                                                                                El faQir

                                                                                                                                                Tyka

Label: 0 komentar | | edit post
Tyka Manis
Sinarnya matahari yang kilau menyinari wajahku
Desir angin berhembus menyilakan hijab suciku
Penungguan itu menemani gurat hatiku
Rel kereta api jadi tatapanku
                                Sebuah sms datang silih berganti
                                Menemani penantian tak kunjung pergi
                                Jarum jam terus meniti
                                Kapankah si ular besi datang menghampiri?

Desak kerumunan wajah menggeromboli
Sentuhan tangan-tangan kecil berganti
Terlihat keindahan di siang hari
Menyambut niat baik untuk silaturahmi
Label: 0 komentar | | edit post
Tyka Manis

Kak   Ila yang baik hatinya
Doaku. . . .
Doamu. . .
Doanya. . .


                                Doaku. . .
                                Ku panjatkan hanya pada-Mu
                                Ku serahkan hatiku pada cinta-Mu
                                Ku titipkan diriku pada kesempurnaan-Mu
                              


Engkau hapuskan kesalahanku dengan Ridho-Mu
Engkau hilangkan syirik kecilku akan dunia-Mu
Engkau tauhidkan aqidahku akan Keesaan-Mu
Engkau lapangkan pikiranku akan ilmu-Mu
Label: 0 komentar | | edit post
Tyka Manis
Lafadz Bismillah
Indah ketika di dengar
Tenang ketika di baca
Tentram ketika di rasa
                Ku awali hari dengannya
                Ku lakukan tiap kegiatan bersamanya
                Ku nikmati dunia dengan keagunganya
                Ku alirkan cintaku pada keindahan lafadznya
Setiap orang membacanya
Memujinya
Mengagungkannya
Merasakan kerinduanya
Label: 0 komentar | | edit post
Tyka Manis
Air mata bercucuran dimana-mana
Tak tau sampai kapan berhentinya
Terdiam dalam kesendirian
Terpaku dalam kesedihan
                Aku menangis karena-Mu
                Aku menangis karena  membutuhkan-Mu
                Aku menangis karena  Engkau Cintaku
                Dan aku menangis karena aku adalah hamba-Mu

Hati memang tak bisa berbohong
Hati memang tak bisa mengelak
Hati pun tak bisa di pungkiri
Dan hati juga tak bisa di ingkari
Label: 0 komentar | | edit post
Tyka Manis
Cinta itu membinggungkan
Cinta itu menyenangkan
Cinta itu Kepunyaan
Dan Cinta itu menyakitkan

Cinta sesungguhnya itu sperti apa?
Apakah mereka yang slalu mengumbar kata-kata cinta?
Atau mereka yang mewujudkan cintanya dengan tindakan?
Ataukah mereka yang mengikat cintany dengan sebuah akad yang indah?
Cinta....
Cinta...
Dan Cinta,,,,,
Label: 0 komentar | | edit post
Tyka Manis
Kasih Sayangmu
Abah Yai
Entah beribu banyak kebaikan
Yang  telah engkau curahkan
Entah beribu banyak kasih
Yang  telah engkau beri
          Harus dengan apa aku mengembalikanya?
          Harus dengan apa aku menggantinya?
          Semuanya telah engkau Berikan Abah..
          Semuanya telah engkau kasihkan…

Label: 1 komentar | | edit post